Posted by: Sps | April 17, 2010

Menyampaikan Kabar Perceraian Pada Si Kecil

Perceraian adalah peristiwa emosional yang dapat mengubah kehidupan Anda sekeluarga. Dan dibalik peristiwa ini, anak sudah tentu menjadi korban utamanya. Jika Anda dan suami merasa sudah tidak bisa lagi menyelesaikan konflik yang terjadi, meskipun sudah berusaha semaksimal mungkin hingga akhirnya menganggap perceraian adalah keputusan yang paling tepat, segeralah buatlah komitmen untuk memberitahukan anak Anda.

Menyampaikan kabar perpisahan ini kepada anak-anak harus ditangani dengan sangat hati-hati. Sebelum Anda memulai tugas yang rumit ini, sebaiknya Anda merencanakan tindakan dengan sebaik mungkin.

LANGKAH 1: HADAPI BERSAMA
Meskipun hubungan antara Anda dan sang suami telah rusak, namun bukan berarti Anda tidak bisa menjalin hubungan baik. Anda tetap perlu berkomunikasi dengan pasangan untuk mencapai kesepakatan yang sama mengenai cara terbaik menyampaikan kabar perpisahan kepada anak-anak. Meskipun Anda dalam keadaan emosi, namun bertindaklah layaknya seorang dewasa.

LANGKAH 2: RENCANA KE DEPAN
Pilihlah waktu yang tepat, untuk menyampaikan kabar ini kepada anak-anak. Akhir pekan adalah waktu yang tepat, karena anak-anak membutuhkan beberapa waktu untuk bisa menerima keadaan orangtuanya, sebelum mereka kembali ke sekolah atau beraktivitas lainnya. Ini akan sulit bagi anak-anak menerima apa yang Anda katakan sehingga Anda perlu memberikan waktu pemulihan sebanyak mungkin pada mereka.

LANGKAH 3: JANGAN SALING MENYALAHKAN
Hindari memainkan permainan saling menyalahkan. Menyalahkan orang lain atau apa pun bukanlah ide yang baik. Dan yang paling utama, jangan pernah sekalipun Anda menyalahkan anak-anak atas setiap masalah yang terjadi yang mengarah pada perceraian!

LANGKAH 4: KESEMPATAN SAMA UNTUK BERBICARA
Maisng-masing orang tua harus mendapatkan kesempatan yang sama untuk berbicara selama diskusi berlangsung. Bersikaplah tegas dalam keputusan Anda dengan menjelaskan kepada anak-anak bahwa itu adalah keputusan bersama. Yakinkan anak Anda bahwa perceraian bukanlah kesalahan mereka dan bahwa Anda akan mencintai mereka selamanya, meskipun Anda berencana akan menikah lagi ataupun tidak.

LANGKAH 5: DENGARKAN KEKHAWATIRAN MEREKA
Jika anak-anak Anda memiliki pertanyaan, tekankan pada mereka bahwa Anda akan menjadi pendengar setia. Anda juga harus bersiap-siap dengan emosi yang mungkin akan diluapkan sang anak, termasuk kemarahan dan kesedihan. Peran Anda sebagai orang tua diperlukan di sini untuk membantu anak-anak mengatasi kondisi perpisahan ini sebaik mungkin.

Sumber: conectique.com


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: