Posted by: Sps | April 8, 2010

Flight Inspector, Sang Penguji Kelayakan Pesawat

Dalam dunia penerbangan, selain segi teknis, ada faktor lain yang paling menentukan dalam dunia penerbangan, yaitu pengujian terhadap pesawat terbang. Nah, dari situlah muncul profesi sang penguji kelayakan pesawat terbang atau yang biasa disebut dengan nama flight inspector.

Tugas dan tanggung jawab dari seorang flight inspector atau dalam bahasa indonesianya pengawas penerbangan tidaklah mudah. Flight inspector lah yang menentukan bahwa pesawat tersebut layak terbang atau tidak. Salah perhitungan sedikit saja, hasilnya bisa fatal dan membahayakan keselamatan pilot, kru pesawat maupun para penumpangnya.

Jadi, untuk bisa menjadi seorang flight inspector Anda dituntut untuk memiliki tingkat ketelitian tinggi dan ketepatan dalam menganalisa kondisi pesawat. Sekilas, tidak mudah memang untuk bisa menjadi seorang flight inspector yang handal dan profesional, namun dengan jam terbang tinggi dan pendidikan yang dijalani, segala tantangan itu pastinya dapat dilalui dengan mudah.

Selain itu, seorang flight inspector tidak hanya memiliki keahlian khusus dalam melakukan uji terbang. Dia pun harus bisa mengetahui karakter dari berbagai macam pesawat. Mulai dari jenis King Air, Falcon 20F, Gulfstream G-III dan G-IV, Dash-7, Citation II, F-27, DC-10, A300-B4, B747-400, serta pesawat jenis-jenis lain yang biasa digunakan.

Profesi flight inspector memanglah cukup berat, mulai dari tugas apalagi tanggung jawabnya. Dengan begitu, seorang flight inspector biasanya melakukan beberapa pengujian terhadap pesawat sebelum pesawat itu diberikan kelayakan terbang. Tahap pengujian yang dilakukan biasanya terdiri dari beberapa hal, mulai dari experimental test, development test, maintenance test, production test, demonstration flight hingga airplane test.

Namun, biasanya segala tahapan pengujian itu dilakukan hanya untuk pesawat baru atau pesawat yang ingin dibeli dari produsen pesawat terbang. Jadi, untuk pengecekan rutin yang biasa dilakukan setiap hari ataupun sebelum pesawat lepas landas, tahapannya tidaklah sebanyak itu. Hanya beberapa tahapan teknis yang dilakukan untuk bisa menentukan kondisi pesawat dalam keadaan layak terbang atau tidak.

Jadi, sebenarnya untuk menjadi seorang flight inspector tidaklah serumit dan sesulit yang Anda bayangkan. Cukup mengemban pendidikan di bidangnya dan memperbanyak latihan, Anda dijamin akan bisa menjadi flight inspector yang handal dan diakui.

Untuk bisa mengemban pendidikan menjadi seorang flight inspector, Anda bisa mencari informasinya melalui internet atau kenalan Anda. Karena untuk di Indonesia sendiri jenjang pendidikan ini masih tergolong jarang, jadi Anda bisa mencarinya di luar Indonesia, seperti Amerika Serikat, Inggris dan negara-negara lainnya.

Di Indonesia, peluang untuk menjadi flight inspector juga masih terbuka cukup besar. Karena, tidak banyak memang orang yang berminat dengan profesi ini. Menurut informasi, dulu di PT. Dirgantara Indonesia saja hanya ada segelintir orang yang mengemban tugas berat ini. Jadi, tunggu apalagi, jangan ragu dan takut untuk menggeluti profesi ini, karena pastinya Anda akan mendapat kesuksesan yang besar dan menjanjikan.

(sukma)

Sumber: CBN


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: