Posted by: Sps | March 29, 2010

Minuman Souvenaid untuk Cegah Penyakit Pikun

Penyakit Alzheimer (penurunan daya ingat yang drastis) merupakan ancaman paling menakutkan orang di atas usia 50 tahun. Memori hidup selama puluhan tahun hilang begitu cepat bahkan tak bisa lagi mengenali orang-orang terdekat.

Berbagai upaya telah dilakukan untuk mengobati penyakit penurunan fungsi otak ini namun belum ada yang ampuh menyembuhkannya. Karena penyakit ini susah disembuhkan, peneliti kini fokus pada upaya pencegahannya.

Peneliti dari Massachusetts Institute of Technology menciptakan minuman Souvenaid yang bisa menjadi obat bagi penderita Alzheimer. Minuman tersebut mengandung 3 komponen utama yang bisa mempertahankan sinapsis otak, yaitu uridine, choline, dan asam lemak omega-3 (DHA).

Salah satu cirri dari penyakit Alzheimer adalah hilangnya sinapsis yaitu jaringan atau system koneksi yang menghubungkan antar sel-sel saraf atau dengan otot. Berkurangnya koneksi antar sinapsis ini membuat kemampuan otak dalam mengingat menjadi payah dan terjadi gangguan bahasa yang akhirnya memicu penyakit Alzheimer.

“Uridine adalah molekul yang digunakan dalam pengkodean molekul DNA, kolin adalah vitamin B alami dan DHA banyak ditemukan pada ikan. Ketiga nutrien ini aman karena banyak ditemukan pada tubuh manusia. Gabungan dari tiga jenis bahan ini bisa meningkatkan produksi lemak dan protein yang dibutuhkan untuk pembentukan sinapsis,” kata Dr Richard Wurtman, profesor dari Massachusetts Institute of Technology seperti dilansir CNN, Senin (12/1/2010).

Peneliti mencobakan minuman tersebut pada 225 pasien Alzheimer ringan dan menemukan bahwa produk tersebut sangat membantu pasien dalam tes ingatan. Produk Souvenaid rencananya akan dikomersialisasikan tahun depan oleh produsen Nutricia yang berada di bawah perudahaan raksasa Danone.

Sementara itu, Yian Gu, seorang doktor neurolog dari Columbia University Medical Center mengatakan, penyakit Alzheimer ada hubungannya dengan diet.

“Akan lebih baik lagi jika studi ini dibandingkan dengan penggunaan multivitamin dan minyak ikan yang banyak dikonsumsi orang untuk meningkatkan ingatan sehingga masyarakat bisa tahu mana yang lebih efektif dan tidak,” kata Gu.

Selain minuman anti lupa ingatan, peneliti juga menyarankan agar seseorang yang punya gejala Alzheimer segera mendeteksi otak dengan alat scan MRI untuk mengetahui struktur otak dan bagian hippopocampus yang menyimpan memori. Tingkat difusi air ke sel-sel otak juga ternyata merupakan faktor yang mempengaruhi kemampuan mengingat dan struktur otak.

Studi yang dimuat dalam the Journal of the American Medical Association ini juga menyarankan agar seseorang memeriksakan otaknya dengan alat MRI saat memasuki usia 50 tahun untuk mengetahui ada atau tidaknya kemungkinan penyakit Alzheimer sehingga bisa ditangani lebih dini.(fah/ir)

Sumber: detikcom


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: