Posted by: Sps | June 22, 2009

Body Double, What You See Isn’t Always Real

Kalau bicara soal film, siapa sih yang tidak menyukai kegiatan menonton film? Pastinya dalam seminggu kita menonton bisa 2-3 jenisfilm. Bahkan sudah mejadi hal yang biasa jika seseorang mengkoleksi beberapa film dan punya peman film favorit. Memilih seorang peman film untuk difavoritkan ini bisa saja karena aktingnya yang bagus, atau mungkin malah berkaitan dengan fisiknya. Namun, tahukah Anda kalau dalam film bisa saja fisik yang ditampilkan belum tentu fisik sebenarnya dari seorang pemain film?

Di sinilah kita bicara soal peranan seorang body double. Seorang body double akan menggantikan peranan pemain film dalam angle tertentu, misalnya saja dalam sebuah adegan di mana pemain film tersebut terlihat salah satu anggota tubuhnya, namun karena si pemain tersebut tak mau memperlihatkan atau kurang percaya diri dengan penampilannya tersebut, kekosongan inilah yang diisi oleh seorang body double.


Biasanya memang seorang body double menggantikan peranan ataupun tampilan seorang bintang/ pemain film dalam hal fisik, misalnya saja di duatu adegan ia harus menanggalkan pakaiannya atau harus mengenakan bikini atau sedang berganti pakaian. Jika si pemain tersebut tidak mau melakukannya sendiri, maka body double lah yang akan menggunakannya. Peranan body double ini sudah menjadi hal yang biasa di dunia film. Namun memang tak semua aktor atau aktris mau mengakui kalau mereka menggunakan body double dalam sebuah pembuatan film.

Peranan body double bisa juga hampir disamakan atau malah menggunakan orang yang sama dengan peranan seorang stand in. Sebutan ini memang hampir sama dengan kriteria yang juga hampir sama. Sehingga tak heran satu orang bisa memegang peranan yang sama baik sebagai stand in maupun sebagai body double. Body double juga bisa digunakan untuk keperluan pengambilan adegan yangmemerlukan skill tertentu seperti misalnya kemampuan memainkan alat musik ataupun melakukan kegiatan olahraga ekstrem, karena kebanyakan aktris ataupun aktor terkenal tak mau mengambil resiko atas keselamatannya.

Saat produksi dilakukan seorang sutradara harus melakukan dua kali pengambilan scene, satu dengan adegan body double dan satu lagi si aktor yang melakukan percakapan. Saat editing, inilah harus diambil sedemikian rupa sehingga tetap terlihat ‘halus’. Anggota badan si body double terlihat di kamera namun wajahnya tak boleh sampai terlihat berbeda dari si aktor/ aktris. Karena itu peranan make up dan lighting juga menjadi hal yang penting. Postur tubuh dan warna kulit si body double harus dibuat sama, jikalau pun berbeda, harus dibuat sedemikian sehingga perbedaan tersebut tak terlihat oleh penonton.

Saat ini keperluan body double juga tak hanya di produksifilm ataupun acara televisi saja, namun mulai merambah pada keperluan pembuatan video musik, ataupun video klip di mana si penyanyi belum mendapatkan bentuk tubuh yang seharusnya, ambil saja soal isu Britney yang memakai body double pada salah satu klipnya untuk menutupi tubuhnya yang belum mencapai sempurna untuk kapasitas sebelumnya yang pernah ia capai. (nita,berbagai sumber)

Sumber: CBN


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: