Posted by: Sps | June 19, 2009

Sekedar Renungan – edited

Sekedar renungan menutup hari…….

Berjalan dalam kesendirian tentu akan merasakan perjalanan itu amat panjang dan lama. Tetapi berjalan bersama dengan teman dan sahabat, perjalanan panjang pun akan terasa sangat singkat. Permasalahan bukan pada panjang pendeknya jalan, bukan lama dan cepatnya perjalanan. Tetapi terletak pada konsentrasi anda.

Pada saat kita jalan sendiri, konsentrasi kita hanya pada jalan, dan kesepian. Tetapi pada waktu jalan bersama, konsentrasi kita terpecah apda banyak hal, canda dan tawa serta pembicaraan membuat kita tidak lagi memperhatikan lamanya perjalanan. Sungguh luar biasa pikiran ini.

Jadi bila anda sedang sendiri, sedang lemah, sedang patah semangat, carilah sahabat yang sesuai dalam perjalanan anda, hidupmu akan jauh lebih terasa segar dan semangat… dalam mengaruhi perjalanan hidup yang panjang dan melelahkan.


Siapkan Perisai Diri Anda

Perisai diri bukan untuk peperangan juga bukan untuk membela diri apalagi tuk menutup diri. Perisai diri adalah bagaimana menjaga diri dari serangan yg muncul dari dalam diri sendiri. Serangan dari api kebencian, kemarahan, hawa nafsu, keserakahan dan kebodohan.
Perisai diri akan mencegah kita dari ucapan kejam, perbuatan rendah dan pikiran kotor.

Ia pun dapat membentengi diri kita dari pengaruh negatif yg masuk mengancam bathin kita. Perisai diri tidak akan membiarkan kita hancur. Tidak akan membuat kita lemah, Ia akan memberikan harapan pada kita tentang arah kebahagian dan cahaya kedamaian. Percayalah dengan ada benteng yg kuat kita akan mampu bertahan menghadapi badai kehidupan. Tapi ingat jangan tutup pintu hati kita untuk kebaikan dan kebahagiaan.

Perisai Diri

Sejak jaman dahulu Perisai sangat dikenal dan dijadikan sebagai pelindung diri dalam setiap peperangan, terkadang ia begitu bermanfaat, tetapi dalam keadaan tertentu ia juga menjadi pengahalang untuk kebebasan bergerak.

Jaman sekarang, sudah hampir tidak kelihatan perang dengan kekuatan fisik, semua mengunakan senjata militer dan kekuatan otak. Tetapi peranan perisai juga masih sangat dibutuhkan… terutama ‘Perisai Diri’

‘Perisai Diri’ bukan perisai yang kelihatan, melainkan suatu kekuatan yang membentangi dan melapisi diri kita, perisai yang terbentuk karena kekuatan getaran cinta kasih dan kasih sayang yang meliputi kita dalam aura positif yang sangat luar biasa, mengatasi waktu, jarak dan keadaan, memiliki kekuatan yang sangat dasyat.

Perisai diri ini terdiri dari unsur kebijaksanaan, semangat, murah hati, dan kesabaran. Dengan lapisan yang terdiri dari lapisan ‘kekuatan, ketegaran, ketangguhan, dan keuletan’ Ia akan melindungi dan menjagamu kapan pun dan dimanapun kau berada!

Setiap lapisan ini selalu membuatmu menjadi jauh lebih tegar dalam menghadapi semua persoalan hidupmu. Mengisi hari-harimu semakin berwarna dan ceria.

‘Perisai diri’ tidak pernah berhenti melindungimu, karena Ia merupakan bagian dari dirimu, tetapi bila kau lengah dan terlena dengan kesombongan, keangkuhan, dan kemarahan maka perisai dirimu akan menipis dan mungkin akan hilang. Sehingga sulit bagimu menghindari serangan yang datang dari luar diri, dan terutama serangan yang datang dari dalam dirimu sendiri.

Perbuatan kecil yang Maniess

Perbuatan kecil apapun juga yang bisa membuat orang lain bahagia, membuat orang lain senang, membuat mereka tertawa, membuat mereka merasa tenang dan damai, membuat orang lain terhibur dan termotivasi sesungguhnya memberikan manfaat yang besar dan sangat berjasa walau hanya semenit, satu jam, satu hari. Tetapi sebuah perhatian walaupun kecil akan membawa manfaat yang berarti bagi mereka yang membutuhkan.

Sebuah senyum yang manis dapat memberikan dorongan bagi yang sedang suntuk… sebuah ucapan yang teduh dan ramah dapat mendatangkan banyak sahabat dan jauh dari permusuhan. Sepiring makanan sangat berarti bagi mereka yang kelaparan… sebait kata mutiara dapat memberikan dorongan untuk maju.

Marilah kita bangkitkan kebiasaan baru, dari hal-hal yang kecil maupun sepele tetapi ada kalanya sukar dilakukan!

Hiasi Wajahmu dengan senyum manismu

Tebarkanlah senyum manismu, maka sadarilah semakin hari dirimu semakin manis. Sesuatu yang manis akan memberikan kebahagiaan pada siapapun yang sedang lesu… semut-semut saja langsung semangat lihat yang manis, apalagi manusia… akan terpesona dengan senyum manismu apalagi senyum mautmu……

Jangan berikan senyum jutekmu bila tidak mau melihat orang lain jutek kepadamu… juga tidak perlu tekuk mukamu bila tidak suka melihat muka orang yang ditekuk kepadamu…. anjing saja langsung menggongong bila melihat muka yang serem hahhaha… burung aja bisa terbang jauh dekat dengan orang yang tidak memiliki kasih sayang…

Jadi belajarlah untuk mempercantik diri, bukan dengan make up yang tebal, bukan dengan operasi plastik, tetapi dengan memperindah hatimu, memperindah dirimu. Dengan menghiasi wajahmu dengan senyum yang tulus.

Menjalani Hidup yang lebih berarti

Melangkah di awal yang indah, melewati semua kenangan. Berjalan sepanjang jalan yang sering kita lewati dengan memperhatikan mereka yang ada di sekitar kita, mereka yang berjuang untuk hidup, mereka yang bagian dari hidup kita. Memperhatikan kerutan-kerutan di wajah mereka, memperhatikan waktu yang terus berlalu, menjadikan kita menghargai arti kehidupan.

Melangkah dan terus melangkah mengisi hari ini, awal yang indah, isilah hari ini dengan kebahagiaan dan keceriaan, dan lakukanlah semua pekerjaanmu dengan suka cita, janganlah terpancing emosi yang hanya merugikan diri sendiri. Maafkanlah mereka yang telah salah paham padamu, dan mereka yang dilanda emosi dan tekanan di hari ini….. Berikan senyum yang indah pada semua rekan, kerabat, teman di kantor dan dimanapun anda berada..

Tutuplah hari ini dengan merenung lagi semua perbuatan baikmu di hari ini, serta menambah kebijaksanaan…


Responses

  1. Perisai!
    Tentu harus dari bahan yg kuat.
    Tentu harus utk bagian yg lemah.

    Amati tubuh, jiwa dan roh!

    Tubuh lah yg lemah itu,
    Roh lah yg kuat itu.
    Jiwa pengendali.

    Salam Pikir Tiga

  2. Bro, aku kutip yah perisaimu!
    Aku mau menjelaskan perisaiku.

    Salam Damai!

    • Ok, salam damai juga…


  3. Terima kasih!
    Ini hasilnya:
    http://tertiga.wordpress.com/2009/02/26/tertiga-tubuh-jiwa-roh/#comment-464
    Pls come and paste comment.

    Salam Damai!

    • Salam damai juga fren

  4. aku mohon do’a nya agar teman2 perisai diri dapat membawa aku dapatkan perisai ku yang sudah lama ku pendam dalam diriku.aku ingin kembali ke perisai diri.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: