Posted by: Sps | May 30, 2009

Hidangan Ikan Laut, Sehat untuk Jantung

Ikan patut diperhitungkan sebagai sumber zat gizi penting. Kebiasaan makan ikan laut seperti yang dilakukan masyarakat Eskimo, Jepang, dan lainnya, membuat kejadian penyakit jantung dan penyakit degenerate lain rendah pada kelompok tersebut.

Ikan air tawar maupun ikan laut adalah sumber protein yang sangat penting untuk pertumbuhan dan menjaga kesehatan. Keduanya mengandung asam amino esensial yang tidak rusak saat pemasakan.

Kandungan lemaknya sebagian besar merupakan asam lemak tak jenuh yang baik untuk pertumbuhan dan mampu menurunkan kolesterol darah. Jumlah lemak ikan bergantung pada jenisnya, ada yang berlemak tinggi seperti salmon, tuna, sardin.


Selain kandungan protein dan lemak yang mudah dicerna dan sangat berkualitas, ikan juga mengandung vitamin dan mineral. Ikan disebut sebagai makanan untuk kecerdasan karena kaya protein dan lemak tak jenuh omega-3.

Untuk mencegah penyakit jantung, batasi asupan lemak jenuh (lemak hewan, trans) dan tingkatkan asupan lemak tidak jenuh pada batas tertentu.

Vitamin di dalam ikan adalah vitamin larut air dan larut minyak. Yang larut dalam minyak, yaitu vitamin A dan vitamin D yang terdapat dalam minyak ikan. Vitamin larut air meliputi kelompok vitamin B, B6, B12, biotin, dan niacin, yang lebih banyak terdapat dalam daging ikan yang berwarna gelap.

Ikan laut kaya akan mineral termasuk magnesium, fosfor, iodium, fluor, zat besi, tembaga, seng, dan selenium. Ini juga terdapat pada hasil laut lainnya (seafood). Iodium sangat penting untuk mencegah penyakit gondok. Kekurangan iodium pada ibu hamil akan mengakibatkan bayi lahir kretin (kerdil) dan tingkat kecerdasan (IQ) rendah. Untuk alasan ini, pemerintah telah menambahkan iodium pada garam dapur.

Kematian karena penyakit jantung dapat dikurangi dengan mengonsumsi ikan berlemak (oily fish) seperti tuna, sardin, atau salmon karena merupakan sumber dari lemak EPA (eicosapentaenoic acid) dan DHA (docosahexaenoic acid). Ini dapat menurunkan risiko pembentukan bintik-bintik pada arteri yang dapat mencegah penyempitan pembuluh darah arteri.

Mengonsumsi ikan laut dua kali seminggu secara teratur dapat mencegah serangan jantung. Tentu lebih baik jika menerapkan pola makan tiada hari tanpa ikan.

Keunggulan lain dari ikan adalah mudah dan cepat dimasak, misalnya hanya dipanggang atau ditim. Namun, untuk jantung sehat tidak hanya faktor makan ikan yang perlu diperhatikan, tetapi juga keseimbangan gizi serta banyak mengonsumsi sayur dan buah. Sebab selain vitamin, mineral, dan serat, sayur dan buah juga mengandung fitonutrien atau antioksidan. Jangan lupa, rutin olahraga dan hindari rokok.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: