Posted by: Sps | May 24, 2009

Kurangi Kolesterol, Seminggu Makan 3 Butir Telur

Gaya hidup di zaman sekarang yang cenderung suka menyantap makanan cepat saji, tinggi lemak dan kurang mengonsumsi sayur-sayuran yang kaya akan serat, membuat banyak orang terkena penyakit gaya hidup seperti kolesterol, diabetes dan tekanan darah tinggi.

Namun jangan kecil hati dulu. Sebab menurut ahli gizi RS Islam Sultan Agung Semarang, Nunung Dwi Nurochmah AMG, bagi orang yang sudah terlanjur memiliki kadar kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi dan gula darah yang tinggi bisa hidup normal dengan menjalani terapi makan.

“Terapi makan atau yang disebut diet, adalah salah satu langkah mengatur konsumsi makanan yang dibolehkan maupun yang menjadi pantangan bagi penderita,” ujarnya saat pemeriksaan mata, tekanan darah, gula darah dan kolesterol gratis yang diselenggarakan oleh RS Islam Sultan Agung dalam rangka milad ke-37, Kamis (14/8) di kantor Suara Merdeka Jl Kaligawe.


Selain terapi makan, perbanyak buah dan sayur-sayuran yang kaya akan serat. Karena buah dan sayur bisa mengontrol kadar gula dan kolesterol, memperlancar buang air besar, sekaligus mencegah kanker usus besar (colon).

Bagi yang memiliki kadar kolesterol tinggi, lanjutnya, sebaiknya jangan mengonsumsi santan kental, minyak kelapa, es krim, udang, kerang, mentega/margarin, keju, kulit ayam, dan keripik singkong karena memasaknya menggunakan minyak.

“Dan diusahakan kalau makan telur, seminggu tidak lebih dari tiga kali. Karena kuning telur mengandung kolesterol yang tinggi,” tuturnya.

Sedang untuk penderita tekanan darah tinggi, hindari sumber natrium seperti garam, telur asin, ikan asin, abon, margarin/mentega, kecap dan vetsin yang terdapat dalam penyedap rasa. “Hindari juga roti dan biskuit. Karena soda kue atau pengembang yang digunakan adalah sumber natrium,” imbuh Nunung.

Untuk penderita kadar gula darah tinggi kurangi gula pasir, sirup, es krim, kecap (karena proses fermentasinya), abon, madu, susu kental manis, dan manisan buah.

Menurut dr Fatah Yasin selaku koordinator bakti sosial milad RSI Sultan Agung, ada 135 orang yang mengikuti pemeriksaan gratis. Dua orang dokter yaitu dokter umum dan dokter spesialis mata, seorang ahli gizi, enam perawat, satu apoteker dan enam orang adminstrasi, melayani para karyawan Suara Merdeka mulai pukul 08:30.

“Hasilnya 60 persen memiliki kondisi normal, dan 40 persen memiliki kondisi tidak normal atau kadar yang tinggi. Mereka juga kami beri brosur tentang diet makanan sesuai dengan penyakit masing-masing,” kata dia.

(Fani Ayudea /CN09)

Sumber: SuaraMerdeka


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: