Posted by: Sps | May 22, 2009

Tentang Kista

“Sekarang ini sering terdengar berita tentang penyakit kista. Sebetulnya apa kista itu? Apa penyebabnya? Dapatkah kista dicegah? Apakah pola hidup jorok pemicunya?”

Begitulah isi surat yang datang dari Sdr. Hr.Sas.A. di Jakarta. Sesungguhnya kista bukan penyakit baru. Kalau makin sering terdengar orang bercerita tentang kista, itu lantaran istilah kista makin naik ke permukaan.

Dengan makin gencarnya pemberitaan penyakit di media massa dan menjamurnya siaran praktik penyembuhan di televisi, makin banyak muncul istilah kista yang dulu hanya milik kalangan medis. Kini masyarakat makin akrab dengan istilah medis itu, meski mungkin belum sepenuhnya jelas.


Bukan penyakit baru

Kista berarti kantong abnormal yang muncul dengan penyebab yang tidak selalu jelas. Kista akan dan bisa hadir di bagian tubuh mana saja. Sebagai kantong tentu memiliki dinding, yang menyerupai selaput tipis bernama kapsul.

Karena dapat tumbuh di bagian organ tubuh mana saja, kita mengenal begitu banyak jenis kista. Mulai jenis kista yang bisa kelihatan dari luar tubuh, sampai yang tumbuh di organ dalaman tubuh.

Setiap kista memiliki namanya sendiri, sesuai lokasi atau dari jaringan apa kista itu terbentuk. Bintit pada kelopak mata bisa berubah menjadi kista, sebagaimana jerawat.

Kista indung telur mewakili jenis kista yang pada awal bertumbuhnya tidak kelihatan, bahkan tak diketahui karena berada di dalam tubuh. Kalau dihitung, ada puluhan jenis kista. Mulai kista yang sering ditemui sampai kista yang sangat langka, tetapi ada.

Sekarang kita tahu, tak cukup kalau hanya menyebut kista. Kista apa, dan di organ mana bertumbuh. Meski pada wanita kebanyakan di indung telur, kista juga bisa ada di kantong saraf, di ginjal, atau mungkin di kelenjar kemaluan (Bartholini cyst).

Berbeda lokasi kista bertumbuh, Berbeda pula isi kistanya. Dan karena berupa kantong, isi kista dapat berupa cairan, jaringan setengah padat, atau jaringan padat. Kista indung telur bisa sebesar kepala, dan isinya jaringan padat.

Kenapa bisa kista?

Yang jadi pertanyaan banyak orang, kenapa sampai terbentuk kista? Pertanyaan klasik karena nyatanya tidak setiap orang memiliki kista, hanya orang-orang tertentu saja. Siapa saja mereka?

Tidak seluruhnya jelas mengapa kista muncul. Sebagian besar kista tumbuh merupakan bagian dari proses pakai dan aus. Gangguan dalam pergantian sel yang aus menumbuhkan kista (wear and tear).

Beberapa jenis kista tumbuh dari sel-sel tertentu. Boleh disebut kalau kista sejatinya juga bagian dari tumor jinak. Kista memang tergolong tumor jinak. Kendati ada beberapa jenis kista yang berpotensi berubah menjadi ganas, selama belum mengganggu, kista umumnya bukan suatu keganasan.

Bahkan, bayi bisa saja sudah membawa kista sejak lahir (dermoid cyst). Bayi yang dalam perutnya membawa jaringan rambut, kulit, yang dikira hamil, salah satu jenis kista juga.

Selain proses pakai dan aus, kista juga dapat tumbuh sehabis proses infeksi. Infeksi yang tidak selesai menyisakan kista juga. Bintit salah satunya.

Jika infeksi kelenjar air mata ini tidak selesai atau diselesaikan dengan baik, akan bersisa dengan kista pada bekas bintitnya. Artinya, bintitnya akan tetap ada, meski berbeda sifatnya. Kalau tadinya berisi nanah oleh infeksi kuman, karena tidak disembuhkan sempurna, masih menyisakan proses infeksi yang membentuk kista (chalazion cyst) yang bersifat menetap hadir bila tidak dioperasi.

Kista sendiri sudah berupa tumor jinak. Tidak jelas mengapa sampai terbentuk begitu. Demikian pula bila terjadi proses peradangan yang lama. Radang menahun pada suatu jaringan atau organ tubuh tertentu dapat memicu pembentukan kista. Di kulit misalnya. Bisul atau borok yang dibiarkan bisa saja berujung kista.

Kista juga terbentuk karena sifat genetik yang diwariskan. Kondisi genetik yang memicu pembentukan kista tertentu. Selain itu, kista juga terbentuk sebab terjadi penyimpangan (defect) dalam pembentukan suatu organ tubuh. Mengapa terjadi seperti itu?

Itu yang belum seluruhnya jelas. Hamil anggur (molla hydatidosa) sebetulnya berbentuk kista menyerupai anggur. Melihat pembentukannya, ini kegagalan kehamilan karena terbentuk dari sel telur yang salah.

Kekurangan gizi sering disebut sebagai salah satu pemicu kista, banyak terbentuk di kalangan papa, misalnya. Faktor hidup jorok tidak langsung sebagai penyebab, kalau melihat kista akibat faktor infeksi dan peradangan yang lama.

Bisakah dicegah?

Kalau ditanya bisakah kista dicegah, mestinya melihat faktor penyebabnya. Kita dapat mencegah infeksi dengan pola hidup bersih dan sehat, Selain menguatkan daya tahan tubuh dengan imunisasi maupun meningkatkan kekebalan dan cukup menu bergizi.

Hindarkan peradangan lama. Setiap ada proses peradangan, entah di kulit, gusi, di dalam hidung, dan di mana bagian tubuh, segera diselesaikan. Tentu saja bila penyebabnya warisan genetik atau kondisi genetik, tak mungkin dicegah.

Namun, bila kaitannya dengan gizi, bila menjaga menu harian tetap bergizi (komposisi gizi berkualitas), kemungkinan kista masih bisa dicegah. Termasuk kista payudara yang tergolong tumor jinak payudara.

Apa pun kelainan kulit, perlu segera diobati. Kebiasaan menggosok-gosokkan jari di belakang daun telinga, lama-kelamaan bisa menumbuhkan kista berisi darah (biru keunguan) di belakang daun telinga. Kulit di bagian ini amat tipis, sehingga mudah terpicu membentuk bisul kista bila sering digosok.

Terapi kista

Kista diatasi dengan cara membuangnya. Bisa dibuang isinya saja kalau berupa cairan (cairan sel, darah, nanah, atau campuran ketiganya), atau harus membuang sekujur kistanya. Menyisakan jaringan kista bisa memicu kekambuhan.

Kista di bagian luar tubuh lebih mudah “diselesaikan” ketimbang yang di dalam. Tak semua kista di bagian dalam tubuh terdeteksi.

Selama belum timbul keluhan dan gejala, kista dalam tubuh tidak disadari. Bila sudah mengganggu bagian tubuh di sekitarnya, keluhan dan gejalanya akan terasakan. Desakan kista menimbulkan gangguan fungsi organ di sekitarnya.

Tentu diperlukan pencitraan organ dalaman tubuh bila kita curiga ada kista di dalam tubuh. Pada kista indung telur yang sudah besar gejalanya tampak seperti sedang hamil, tetapi tes kehamilan negatif. Pada ginjal, kista bisa bergerombol (polycystic kidney), dan khas pada foto perut. Dari hasil pencitraan kista, kista diputuskan untuk diangkat.

Apa harus selalu diangkat? Ya. Sebaiknya diangkat karena kista umumnya bertumbuh terus. Semakin bertambah besar, kemungkinan mengganggu organ sekitarnya makin besar. Selain itu, kista bisa menimbulkan perlengketan dengan jaringan di sekitar, sehingga menimbulkan penyulit baru. Tak jarang penyulit bersifat gawat darurat bila sampai mengancam organ yang vital.

Saya kira itu saja mengenai kista. Jawaban tentang kanker rahim sebagai pertanyaan Anda berikutnya, akan saya bahas tersendiri di kesempatan lain. Salam.

Oleh:
Dr. Handrawan Nadesul
Dokter Umum

Sumber: Senior


Responses

  1. Saya memiliki kista endometriosis di dinding indung telur…
    Saya sudah mencoba pengobatan dari dokter dengan terapi hormon akan tetapi tidak mengecil. Terakhir dokter menyarankan untuk dioperasi.
    sudah 2 bln terakhir ini haid saya tidak mengalami rasa sakit…apakah ini tanda bahwa kista saya mengecil???

    *** Bisa jadi dan semoga begitu, namun untuk memastikan alangkah baiknya dikonsultasikan kepada dokter yang ahli.

  2. apakah terlalu sering sakit perut bagian baya merupakan penyebab kista

    • Pernah penulis mengalami sakit perut bagian bawah tetapi pada bagian kanan. Waktu itu saya kira maag. Dan setelah diperiksa ke dokter didiagnosa sebagai usus buntu. Namun setelah masuk ke rumah sakit ternyata saya mengalami TBC Perut. Saya baru tahu kalu ada juga TBC perut.

      Ada beberapa keluhan yang di’mungkinkan’ dialami oleh penderita kista : seperti nyeri sewaktu haid, nyeri perut bagian bawah, sering merasa ingin buang air besar atau kecil, dan pada keadaan yang sudah lanjut dapat teraba benjolan pada daerah perut. Untuk jenis kista tertentu, biasanya tidak memberikan rasa nyeri. Sehingga kebanyakan penderita tidak menyadarinya. Namun, jika kista pecah, misalnya saat berhubungan seksual, penderita akan merasa nyeri yang bertambah bila melakukan aktivitas fisik berat. Sebaiknya diperiksakan ke dokter segera.

  3. apakah TBC PERUT bisa disebabkan oleh kista?

    • Kista adalah tumor jinak, sedangkan TBC disebabkan oleh bakteri. Sejauh yang saya tau belum ditemukan hubungan antara keduanya.

  4. sktr 6bln lalu saya mlakukan pap smear, sekaligus oleh dokter dilakukan usg pd daerah kandungan saya, dokter menemukan ista dm kandungan itu dan berkata tak trelampau jinak, sejak saat itu aku selalu mencari tau apa itu kista, tp menurut dokter tak perlu dioperasi yg pntg kondisi tubuh jgn terlampau lelah atau stresss, dan dokter menganjurkanku tuk mengonsusmsi pil kb, yg ktanya bisa mngecilkn kista saya, jujur saya amat takut dgn kista yg ku miliki walau tak pernah ada keluhan yg kurasakan, saya hny brtanya2 masih bisakah aku punya anak lg dan tanpa resiko apapun akibat kista itu??

    • jalan terbaik adalah positif thinking pada Tuhan dan diri sendiri dulu.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: